Jumat, 27 Agustus 2010

Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia

Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, "Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?" "Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi," kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, "Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang".

Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.

Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.

Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, "Lalu daerah apakah itu Tuhan?" "O, itu," kata Tuhan, "itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni."

Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, "Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? "
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, "Wait, until you see the idiots I put in the government." (tunggu sampai Saya menaruh 'idiot2' di pemerintahannya)

Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.



"Indonesia tanah air beta
disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan bunda,
Tempat berlindung di hari Tua...
Hingga nanti menutup mata"


Selasa, 01 Juni 2010

GOLONGAN DARAH



Setiap orang memiliki golongan darah yg berbeda, di Jepang ramalan ttg seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak?

SIFAT SECARA UMUM :
A : terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas
(krn perfeksionis) yg kadang bikin org mudah sebel, kecenderungan
politik: "destra"
B : nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup, kecenderungan politik: "sinistra"
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil, kecenderungan politik: "centro"
AB: unik, nyleneh, banyak akal, berkepribadian ganda, kecenderungan politik

BERDASARKAN URUTAN :
Yg paling gampang ngaret soal waktu :
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan org :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)

Yg paling bisa dipercaya :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

Menurut survey, gol darah yg paling disukai utk jadi teman :
1 O (orangnya sportif)
2 A (selalu on time dan persis)
3 AB (kreatif)
4 B (tergantung mood)

Kebalikannya, teman yg paling disebelin/tidak disukai:
1 B (egois, easy come easy go, maunya sendiri)
2 AB (double standard)
3 A (terlalu taat dan scrupulous)
4 O (sulit mengalah)

MENYANGKUT OTAK DAN KEMAMPUAN :

Yg paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB

Yg paling banyak meraih medali di olimpiade olah raga:
1 O (jago olah raga)
2 A (persis dan matematis)
3 B (tak terpengaruh pressure dari sekitar. Hampir seluruh atlet judo,renang dan gulat jepang bergoldar B)
4 AB (alergi pada setiap jenis olah raga)

Yg paling banyak jadi direktur dan pemimpin :
1 O (krn berjiwa leadership dan problem-solver)
2 A (krn berpribadi "minute" dan teliti)
3 B (krn sensitif dan mudah ambil keputusan)
4 AB (krn kreatif dan suka ambil resiko)

Yg jadi PM jepang rata2 bergoldar :
1 O (berjiwa pemimpin)
Mahasiswa Tokyo Univ pada umumnya bergol darah : B

Yg paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)

Yg paling kuat ingatannya :
1 O
2 AB
3 A
4 B

Yg paling cocok jadi MC :
1 A (kaya planner berjalan)

MENYANGKUT KESEHATAN :

Yg paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibody nya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

Yg paling gampang gendut
1 O (nafsu makan besar, makannya cepet lagi)
2 B (makannya lama, nambah terus, dan lagi suka makanan enak)
3 A (hanya makan apa yg ada di piring, terpengaruh program diet)
4 AB (Makan tergantung mood, mudah kena anoressia)

Paling gampang digigit nyamuk :
O (darahnya manis)

Yg paling gampang flu/demam/batuk/pilek
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

Apa yg dibuat pada acara makan2 di sebuah pesta :
O (banyak ngambil protein hewani, pokoknya daging2an)
A (ngambil yg berimbang. 4 sehat 5 sempurna)
B (suka ambil makanan yg banyak kandungan airnya spt soup, soto, bakso
dsb)
AB (hobby mencicipi semua masakan, "aji mumpung")

Yg paling cepat botak :
1 O
2 B
3 A
4 AB

Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)

Yg paling cepet tertidur
1 B (paling mudah ngantuk, bahkan sambil berdiripun bisa tertidur)
2 O(Kalau lagi capek dan gak ada kerjaan mudah kena ngantuk)
3 AB (tergantung kehendak)
4 A (tergantung aturan dan orario)

Penyakit yg mudah menyerang :
A (stress, majenun/linglung)
B (lemah terhadap virus influenza, paru-paru)
O (gangguan pencernaan dan mudah kena sakit perut)
AB (kanker dan serangan jantung, mudah kaget)

Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usah terlalu tegang dan serius)
B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit,meditasi, main catur)
O (Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai,jalan-jalan)
AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

Yg paling sering kecelakaan lalu lintas (berdasarkan data kepolisian)
1 A
2 B
3 O
4 AB

Pernyataan diatas merupakan hasil penelitian dari Jepang yg bersumber dari:
Psikologi Golongan Darah,
Zumi Bakar
Hmm..golongan darah saya O... ^___^

Kamis, 13 Mei 2010

I Love My Coffee

Saya jatuh cinta pada kopi, entah sejak kapan.
Harus...setiap hari harus minum kopi.
Saya butuh kafein setiap hari.

pengeeeen banget jadi Barista/pembuat kopi. Atau bahkan jadi Coffee Master.
Saat ini, saya benar-benar ingin belajar Latte Art/seni melukis diatas kopi.
Seperti lukisan-lukisan dibawah ini ^_^














Selasa, 11 Mei 2010



kuceritakan sakit ini kepada daun

tiba tiba daun menguning dan gugur

lalu, kuceritakan sakit ini kepada pohon

tiba tiba pohon terbelah dan runtuh

kuceritakan sakit ini kepada gunung

tiba tiba gunung menggemuruh, rusuh dan pecah peluh

kuceritakan sakit ini kepada langit

tiba tiba langit marah, pecah membuncah

akhirnya kuceritakan sakit ini kepada aku

tiba tiba aku duduk menunduk terdiam

Jumat, 30 April 2010

Mengertilah, Ma...


Mama . .
aku tidak minta dimanja . .
hanya ingin kau mengerti . .

entah akan dimulai dari mana...aku hanya ingin mengeluarkan unek-unek! walaupun mama pasti tak akan pernah membaca ini...


mama...
taukah kau, jika orang berkata bahwa aku anak bungsu yang sudah pasti dimanja, aku hanya tersenyum diam dan sedikit merasa perih...
mengingat bahwa aku tak diperlakukan seperti itu...
bukan karena aku sangat ingin dimanja! bukan, itu malah membuatku merasa geli!
aku hanya merasa sering tak diperhatikan, ma...

taukah mama...
sejak nenek pikun, dan kau menjadi sangat sibuk mengurusinya seperti bayi...
dan sejak cucu pertamamu lahir...
aku merasa terabaikan ma...aku merasa kasih sayangmu padaku berkurang karena terbagi dengan mereka!
padahal waktu itu aku sedang beranjak remaja...
yang terkadang masih terlalu emosional, dan lebih membutuhkan kehadiran mama dibandingkan yang lain...
aku cemburu ma...akan perhatianmu terhadap mereka...
aku sering merasa bahwa kau lupa masih punya anak bungsu yang masih butuh perhatian...

waktu itu sangat berat ma...
banyak yang ingin aku ceritakan,
tapi pada akhirnya hanya kusimpan dalam benak...
karena aku takut kau tak akan tertarik dengan celotehanku...
aku merasa hati kita semakin ada batas, ma...
aku canggung...
padahal banyak cerita yang ingin kubagikan...
tentang sekolahku, teman-temanku..bahkan mungkin ketika aku jatuh cinta dan patah hati.

Ma...taukah kau
ketika aku sakit, aku bahkan tak memberitahumu atau siapapun...
aku sering menangis sendirian menahan sakitku...
aku mencari obat sendirian untuk mengobati rasa sakit ditubuhku...
aku terbiasa seperti itu Ma...sampai sekarang!

Ingatkah kau Ma..
dulu ketika aku baru pulang dari sekolah, dan aku langsung rebahan di tempat tidur...
kau menyuruhku untuk mencuci piring...
jelas aku bergegas melakukannya, karena kau membentakku Ma...
dan apa mama tau, setelah selesai...aku bahkan tak bisa bangun!
aku terseok menuju kamar karena kakiku yang tak bisa berdiri...
Maag kronisku kambuh Ma...
aku kesakitan sejak masih di sekolahan Ma...
sakit sekali...sampai-sampai kakiku keram!
Dan aku diam, menangis sendirian, melingkarkan tangan pada perutku yang sakit dengan kencang, hingga terlelap...

Tapi taukah Mama...
sejak dulu...
ketika kau sakit, walaupun aku belum bisa merawatmu seperti kakak...
aku tak henti-hentinya berdo'a untuk kesembuhanmu...
dan saat malam ketika kau sakit, aku sering mengintip dari pintu kamarmu, melihatmu...
dan Mama tau apa yang kupikirkan...
aku merasa lega ketika tau kau masih bernapas!
dan aku baru bisa tidur setelah itu...

Dan jika Mama tau aku sakit...
dan kemudian kau menyediakan makanan dan segelas susu...sejak itu aku sudah merasa sehat Ma!
sebelum kau menyuruhku minum obat...aku sudah merasa sembuh Ma...
Perhatianmu mampu menyembuhkan sakitku.

Ma...
sekarang aku mulai beranjak dewasa...
aku tumbuh menjadi perempuan yang kuat Ma...
karena didikan papa dan mama yang membuatku menjadi perempuan yang kuat dan tegas...
mungkin sedikit agak keras dan pemberontak...

Mama...
aku hanya butuh dimengerti...



Maaf klo banyak suku kata yang berantakan.
hari-hari ini emosiku sedang tdk karuan!


Minggu, 18 April 2010

Rio Ft Obiet - Begitu Indah

suka banget sama kedua bocah luar biasa ini...Suaranya bikin merinding berkali-kali, bahkan belum mulai nyanyi aja saya udah merinding! Benar-benar anugerah Tuhan yang luar biasa mereka punya suara seindah itu...so charming!
Sangat penasaran gimana ntar mereka klo udh gede yaaa...hehe :-p


Jumat, 16 April 2010

Cerpen


KEMURNIAN HATI MURNI

Pukul 06.30 aku memulai rutinitas wajib, sekolah. Di bawah langit yang masih terlihat malas menyambut pagi dengan sinarnya, kulangkahkan kaki diatas tanah lembab yang membuat bagian bawah rok abu-abu panjangku basah terkena genangan air hujan yang turun deras semalam. Angin yang masuk lewat jendela angkot yang kutumpangi membuat kain seragamku tak mampu menghalangi angin yang dingin itu menyentuh kulitku.
Setibanya di sekolah, aku melihat setengah pintu gerbang telah tertutup. Aku langkahkan kaki secepat mungkin menerobos pintu gerbang yang terus bergerak semakin merapat. Pak satpam tersenyum melihatku mengelus dada karena lega bisa lolos dari hukuman yang akan diberikan kepada siswa yang terlambat.
Akupun semakin lega ketika melihat di kelasku belum ada guru. Aku teringat, ini adalah jam pelajaran Ibu Mae, wali kelas kami yang biasa datang terlambat karena alasan ibu rumah tangga yang sibuk mengurus ini itu.
Nampak kursi tempat Murni teman sebangkuku masih kosong. Rupanya dia tidak masuk sekolah lagi hari ini. Sudah tiga hari Murni absen karena sakit. Niatku bersama teman-teman yang lain untuk menjenguk Murni terpaksa batal karena jarak rumah Murni dari sekolah sangat jauh. Bahkan harus melewati sawah dan menyebrangi sungai yang terkadang jembatannya rusak atau ambruk karena tak kuat menahan beban. Tidak terbayang olehku, Murni yang bertubuh mungil harus menempuh jarak sejauh itu setiap harinya. Pulang pergi!

Hari ini aku tiba di sekolah lebih cepat dari kemarin. Di kelas, kulihat Murni duduk bersandar lesu dan seketika tersenyum melihatku datang.
"Ah, Murni...aku rindu akan lesung pipit dikedua pipimu itu", bisikku dalam hati.
Aku tersenyum lepas melihatnya kembali sekolah. Paling tidak, aku tidak akan kesulitan mengerjakan tugas fisika hari ini.
"Sudah sembuh, Murni ?"
"Alhamdulillah, hari ini aku merasa lebih baik"
Suaranya terdengar parau.
"Sakit apa sampai tiga hari tidak masuk sekolah?"
"Ah, hanya batuk biasa. Penyakit musiman! Kau pasti merindukanku , ya kan, Sekar?"
"Aku tidak begitu merindukanmu! GR sekali kau ini!"
Murni tertawa renyah kala itu.
Tentu aku sangat merindukanmu Murni. Aku rindu melihat wajah innocentmu yang selalu nampak pucat tapi kau tak pernah bosan untuk tersenyum. mata sayumu yang menyiratkan kepiluan tetapi membuatku merasakan sentuhan kedamaian yang luar bisa indah ketika melihatnya. Cantik sekali sahabatku ini. Gumamku dalam hati.

Satu minggu berlalu. Murni mulai terlihat lebih segar dari biasanya. Walaupu kadang napasnya masih sedikit terdengar sesak. Murni tak pernah lupa membawa obat. Kulihat da beberapa macam obat, berbentuk bualat, elips, besar, kecil, berwarna putih, biru, kuning. Banyak sekali! Aku sampai ingin muntah melihatnya.
Sering aku berpikir, kenapa obatnya banyak sekali sedangkan dia bilang hanya sakit batuk biasa.

Ini hari kamis. Bisanya Murni menjalankan puasa sunnah senin-kamis. Walaupun dalam keadaan kurang sehat, Murni masih berusaha untuk berpuasa. Sungguh semakin membuatku salut padamu.
Ternyata hari ini Murni kembali tidak masuk sekolah. Lagi lagi karena sakit. Entah sudah berapa kali Murni tidak masuk sekolah karena sakit. Sering sekali.

Dan kali ini lebih lama. Sudah lima hari Murni terbaring sakit. Yang lebih mengkhawatirkan lagi, teman kami Ridho, yang rumahnya bertetangga dengan Murni memberitahu bahwa Murni dibawa ke Rumah Sakit semalam karena keadaannya yang semakin memburuk. Sayanagnya Ridho tidak tahu apa sebenarnya penyakit Murni.
" Oh, Murni...separah itukan penyakitmu".

Pagi yang berkabut. Rinai hujan masih terus turun. Pagi ini terlihat lebih mendung dari biasanya. Udara pagi ini terasa sangat dingin memilukan hatiku yang entah kenapa tersa tak nyaman. Berharap hari ini ada berita baik tentang Murni setelah tiga hari dia dirawat di Rumah sakit. Teringat saat kemarin aku dan teman-teman juga wali kelas kami menjenguk Murni di Rumah Sakit, Murni yang terbaring lemah hanya bisa tersenyum melihat kedatangan kami. Tubuh mungilnya semakin kurus. Aku tak tega melihatnya lama-lama.
Dari jendela kelas, kulihat Ridho berjalan trgesa-gesa, padahal seingatku bel tanda masuk belum berbunyi. Sempat terbesit pikiran jelek dibenakku. Aku berharap Ridho punya kabar baik mengenai Murni.

"Eh, itu si Murni...aduh itu si Murni..."
Ridho bicara tak karuan.
"Murni kenapa? Bicara yang jelas Dho!"
Tanyaku cemas.
"Iya Dho, ada apa?"
Teman-teman yang lain ikut penasaran.
"Murni udah enggak ada! Tadi subuh!"
"Inalillahi wa innailahi raaji'un"
Suasana hening...
"Murni..." desakhku...

Entah sudah berapa lama aku dan teman-teman menempuh jarak untuk sampai di rumah Murni. Yang terpikirkan olehku hanya ingin cepat sampai. Peluh besrta air mata tak terasa bercucuran membasahi wajahku.
Akhirnya kami tiba di rumah Murni yang terlihat disesaki banyak orang.
Banyak sekali yang mengasihimu, Murni.
Ini bukan mimpi, kami telah kahilangan sahabat terbaik kami. Sahabat terbaikku. Walau baru sekejap, tapi kepergianmu membuat kami menangis pilu.

"Murni sakit radang paru-paru"
Ucap ibunya sambil menahan air mata yang terus bercucuran.
"Ya Allah, radang paru-paru!"
Penyakit separah itu bahkan aku tak tahu. Kenapa kau tak pernah cerita padaku Murni!
Tangisku semakin sesak!
Ibunya berusaha berbicara sesuatu, tapi nampak kesulitan karena menahan tangisnya.
"Kata dokter, Murni terlalu banyak menghirip udara dingin"
Setelah itu tangisnya pecah.
"Murni, betapa beratnya hari-hari yang kau jalani. Bahkan semangatmu menuntut ilmu membuatmu rela mengorbankan paru-parumu". Lamunku dalam hati.
Sempat kulihat wajahmu untuk yang terakhir kalinya. "Subhanallah" penyakitmu tidak membuat senyum indahmu hilang, bahkan disaat kau telah tak bernyawa.

***
Satu hari berlalu. Kelas nampak sunyi setelah kami kehilangan salah astu sahabat yang paling bersahaja. Sahabatku, sumber inspirasiku, yang selalu membuat kedamaian dalam hatiku di saat aku sedih. Murninya hatimu membuatku merasa nyaman didekatmu. Mulai sekarang sampai akhirnya aku naik ke kelas tiga nanti, mungkin aku akan duduk sendirian. Akan sepi sekali sepertinya.
Bau obat masih tercium jelas olehku. Obat Murni. Ternyata bau obat itu berasal dari kolong meja Murni. Aku menemukan beberapa butir obat yang pernah kulihat dulu. Murni tidak meminumnya. Mungkinkah karena dia sudah terlalu bosan menelan obat-obat yang tak kunjung menyembuhkan penyakitnya. Selain obat-obat itu, aku menemukan secarik kertas yang terlipat rapih berisi sebuah tulisan. Tulisan tangan Murni.

Aku ingin menghirup berupa-rupa pengalaman
lalu terjun bebas menyelami labirin lika-liku hidup
yang ujungnya tak dapat disangaka.
Aku ingin berkelana, menemukan arahku dengan membaca bintang gemintang
Aku ingin mengarungi padang dan gurun-gurun,
ingin melepuh terbakar matahari, limbung dihantam angin,
dan menciut dicengkram dingin.
Aku ingin kehidupan yang menggetarkan, penuh dengan penaklukan.
Aku ingin hidup! Ingin mersakan sari pati hidup!

( Sebuah kutipan dari novel Edensor karya Andrea HIrata. Penulis favorit Murni )

"Semoga kau damai disisi Allah. Amin"




***
Sebenarnya saya tidak terlalu suka menulis cerpen. Karena saya waktu kelas dua MA dulu ditugaskan mengarang cerpen oleh guru bahasa Indonesia, dengan berat hati dan usaha keras, sampai banting-banting khayalan ( hiperbola, ha) jadilah cerpen ini. Dan ini adalah cerpen pertamaku dalam dunia tulis menulis...
Mohon dimaklum kalau ada yang aneh! hehe..

Thank you so much http://www.emocutez.com